Langsung ke konten utama

Postingan

MDA Pandes dan Kenangan

Selain pesantren dan surau/langgar lembaga pendidikan Islam yang lain di Indonesia adalah Madrasah Diniyah. Sebagian besar dari kita memperoleh pendidikan dasar agama secara lengkap dari madrasah diniah, seperti pelajaran akhlaq, aqidah, fiqh, b. Arab, sejarah, ke-NU-an (bagi yang berada di bawah lembaga NU), tajwid, nahwu-shorof. Di samping malamnya selepas magrib belajar membaca al-Qur'an di langgar atau tempat guru di kampung masing-masing. Di tempat kami lebih akrab disebut dengan sekolah sore, penyebutan ini lebih karena pelaksanaan pembelajarannya di waktu sore selepas sekolah pagi. Ada yang masuk di jam setengah dua, setengah tiga, atau bahkan jam empat sore. Masing-masing sekolah memiliki kebijakannya masing-masing dalam pelaksanaan jam pembelajaran. Walaupun tidak terintegrasi pada masanya sekolah pagi dan sekolah sore benar-benar saling berbagi waktu yang seolah-olah saling pengertian. Saat pagi anak-anak sekolah di sekolah pelajaran umum, sedangkan sore harinya sekol...

#4 Badiu al-Hikayah-Kyai Zubaidi Hasbullah

Sumber; Pribadi Judul: Badi al-Hikayaah Pengarang: Zubaidi Hasbullah Penerbit: al-Munawwar Semarang Tebal: 98 Halaman Cetakan: 1967M/1387H Cerita adalah salah satu metode pembelajaran di dalam dunia pendidikan. Secara nalurian dan alam bawah sadar manusia senang mendengar cerita, apalagi bagi mereka anak-anak. Anak yang di dalam keluarganya dibesarkan dengan buaian cerita menjelang tidurnya atau sering diceritakan kisah-kisah oleh anggota keluarganya akan sangat membekas baginya di kemudian kelak. Hampir setiap peradaban memiliki tradisi bercerita, baik lisan maupun tulisan. Hal ini karena cerita merupakan refleksi dari kejadian-kejadian nyata yang dapat diambil pelajaran dan hikmah darinya. Pun demikian di dalam dunia Islam. Dunia Islam sangat erat dengan cerita-cerita. Hal ini dapat dilihat di dalam al-Qur’an sendiri sebagai sumber rujukan pertama agama islam yang banyak sekali memuat cerita-cerita. Di antara cerita yang dimaksud adalah cerita-cerita nabi terdahu...

#3 Washoya al-Aba' li al-Abna' karya KH. Bisri Musthofa

 Sumber; Pribadi Judul: Washoya al-Aba' li al-Abna' Pengarang: KH. Bisri Musthofa Penerbit: Menara Kudus Cetakan:- Tebal: 46 Halaman Dalam dunia pesantren pengajaran akhlaq sangat ditekankan karena akhlaq sebagai pondasi pelajar dalam bersikap dan berperilaku selama ia menuntut ilmu. Bahkan ada sebuah ungkapan bahwa akhlaq lebih utama dari ilmu, namun bukan berarti meniadakan ilmu itu sendiri. Karena yang paling utama adalah antara akhlaq dan ilmu harus berdampingan. Akhlaq biasanya mulai diajarkan di kelas-kelas paling dasar, karena akhlaq kelak sebagai bekal dalam menuntut ilmu bagi seorang pelajar. Akhlaq , adab, tata krama, budi pekerti, etika, atau penyebutan yang lainnya adalah suatu cabang dari filsafat yang membahas tentang perilaku manusia secara individu dilihat dari baik-buruknya. Jika perilaku manusia secara masal atau banyak disebut dengan politik. Dalam khasanah pesantren sangat banyak kitab-kitab yang membahas tentang akhlaq, mulai dari kitab...

Rabiul Awwal; Perayaan Hari Lahir al-Musthafa

Sumber; pribadi “ Ya Rabbi Sholli ‘ala Muhammad # Ya Rabbi Sholli ‘alaihi wa Sallim,” pembacaan yang dibuka dan dipimpin oleh seseorang yang kemudian dijawab dengan bacaan yang sama oleh jama’ah bersama-sama. Jika kau berada di tengah-tengah perayaan ini, kau akan merasa kesyahduan dan ketentraman saat lantunan syair itu dibaca bersama-sama. Di atas adalah pembacaan syair sebagai pembuka pembacaan kitab Maulid untuk memperingati hari kelahiran Nabi. Setiap bulan rabi’ul awal, tepatnya tanggal 1 sampai 12 di masjid-masjid, langgar-langgar, majlis ta’lim, pondok-pondok, dan rumah-rumah serentak diadakan pembacaan kitab maulid untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kitab-kitab yang biasa dibaca adalah Barzanji, Diba’, Burdah, dan Simtuth Durror.   Di antara keempatnya yang paling mashur dan paling banyak dibaca adalah kitab Barzanji. Seolah-olah kitab maulud dan Barzanji itu sinonim. Ketika seseorang mengatakan hendak muludan maka yang ada difikiran oran...

Numpak Montor Mabur 1; Mangkat

Dulu, saat masih berada di usia anak ketika ada pesawat lewat serentak kami akan berteriak, "montor mabur kai duite," entahlah siapa teriakan ini yang memulai. Kalau tidak salah ingat ada tembangnya di kalangan anak-anak, tapi entahlah. Suatu saat saya dikabari oleh orang tua, bahwa tanggal 20 Maret 2019 saya harus berangkat ke Malaysia guna menghadiri pernikahan adik kandung perempuan saya pada tanggal 23 dan 24-nya. Bukannya gembira saya malah mencari cara agar saya tidak ikut ke sana. Di dalam fikiran mulai muncul gambaran-gambaran mengerihkan saat naik pesawat, "kalau mesinnya mati bagaimana, kalau jatuh bagaimana, kalau terjadi apa-apa bagaimana,". Seperti inilah fikiran orang yang punya anxiety dan saya takut naik pesawat. Saya mencari cara agar tetap tenang dan memantapkan hati. Perlahan pikiran horor itu akhirnya melunak, eh tapi malah takut karena hal lain. Fikiran saya menuntun akan suatu ingatan tentang berita yang pernag saya baca, bahwa ada seo...

Persatuan dan Kesatuan Bangsa adalah Tugas Kita Sekalian

Pada tanggal  24 Oktober 2019 kemarin pesantren Al-Itqon mendapat undangan dari DPC FKPP Kabupaten Kendal untuk menghadiri acara semacam seminar di gedung Abdi Praja Setda Kabupaten Kendal. Lokasinya di belakang pendopo persis . Setiap pesantren mendapat undangan untuk dua orang perwakilan. Sebagai lurah pondok nggih saya yang berangkat beserta salah seorang sekretaris yang mewakili pesantren Al-Itqon. Sesampainya di sana kami absen dulu sebelum masuk gedung. Setelah masuk ruangan saya sapu pandangan pada hadirin yang sudah hadir. Ini tujuannya untuk memantapkan diri dan menambah rasa percaya diri. Tapi ingat, lho y a. Tatapannya jangan ngapleki atau setengah ngajak gelut. Biasa saja. Munculkan sisi ramah dan mantap sekaligus. Eh, tapi saat itu ruangan masih sepi. Harus menunggu beberapa saat sampai ramai dan acaranya dimulai.     Sumber; Dokumen Pribadi Perlu diketahui handai tolan sekalian, bahwa saya sedang belajar membiasakan diri duduk di depan terlebih dahul...